banner 728x250

Pria Lansia di Kontumere Muna Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

banner 120x600

Muna, Sultramedia – La Mpalei (83), warga asal Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna ditemukan meninggal dalam posisi tergantung disebuah pohon, di lorong I Desa Kontumere, Senin pagi sekitar pukul 06.00 Wita (25/08/2025).

Kasi Humas Polres Muna, Ipda Baharuddin menyebut, korban ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri dengan menggunakan sebuah sarung. Posisi korban terikat pada dahan pohon jambu mete dengan ketinggian 180 cm yang melintang diatas jalan pengerasan lorong I Desa Kontumere.

“Diduga gantung diri dengan menggunakan sarung warnah ungu motif wana kuning hitam (sarung tenun Muna). Terikat pada dahan jambu mete ketinggian 180 cm yang melintang diatas jalan pengerasan. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasi Humas.

Bahar menerangkan, berdasarkan keterangan saksi, La Ode Mpoa saat pertama kali menemukan korban sudah dalam posisi gantung diri dengan menggunakan sarung. Selanjutnya, saksi memberitahukan hal tersebut kepada anak korban yang bernama La Humali.

“Setelah itu Saksi, La Humali bersama dengan masyarakat sekitar kembali ke tempat kejadian dan menghubungi Polisi,” terangnya.

Sementara itu, Kata Bahar, menurut keterangan Wa Anta anak korban yang lain. Pada hari yang sama, Senin dini hari sekira pukul 04.00 Wita sebelum kejadian, korban masih terlihat duduk-duduk di kursi usai bangun tidur.

Kemudian, sekira pukul 05.00 Wita, korban sudah tak ditemukan didalam rumah. Diketahui, korban selama ini korban tinggal di rumah istri kedua di Desa Kasaka. Anak korban, mengetahui kondisi ayahnya dalam keadaan stroke sebelah kanan dan berjalan pincang. Korban disebut sering bicara ngawur saat terkena stroke sejak bulan Januari 2025.

“Pernyataan istri kedua korban, diketahui korban meninggalkan rumah sejak hari Minggu lalu (24/08/2025) sekira pukul 08.00 Wita tanpa pamit. Korban juga disebut sering marah-marah tanpa sebab, sering bicara ngawur dan ingin bunuh diri,” jelasnya.

Lanjutnya, sekira pukul 06.15 Wita, Personil Polsek Kabawo tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP. Polisi lalu memasang Police Line serta berkordinasi dengan Puskesmas Kabawo guna melakukan evakuasi untuk dilakukan Visum Edrevertum.

Penyebab, korban meninggal dunia diduga dengan sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, karena berdasarkan hasil Olah TKP maupun di badan korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Dokter Puskesmas Kabawo, tidak ada ditemukan tanda kekerasan dibagian tubuh korban. Keluarga korban menerima dengan ikhlas atas kematian Korban karena sudah menjadi takdir dari Allah SWT,” tutupnya.

Pembaca 76 times, 2 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *